Manusia
Sebagai Makhluk Sosial dan Budaya
Manusia sebagai makhluk sosial berarti
manusia tidak bisa hidup sendiri untuk memenuhi kebutuhannya, dalam hal ini
manusia membutuhkan orang lain untuk memenuhi kebutuhannya. Manusia juga perlu
berinteraksi, manusia hidup bersama dengan manusia lainnya karena manusia
sebagai makhluk sosial berarti manusia sebagai warga masyarakat. Selama hidup,
manusia satu memerlukan manusia lain.
Dapat disimpulkan,
bahwa manusia dikatakan sebagai makhluk sosial, karena beberapa alasan, yaitu:
a. Manusia tunduk pada aturan, norma sosial.
b. Perilaku manusia mengaharapkan suatu penilain dari
orang lain.
c. Manusia memiliki kebutuhan untuk berinteraksi dengan
orang lain
d. Potensi manusia akan berkembang bila ia hidup di
tengah-tengah manusia
Contoh:
“A” akan mengadakan suatu acara resepsi, maka
ia membutuhkan segala sesuatunya dengan baik untuk kelancaran resepsi tersebut,
tanpa adanya interaksi dan hubungan sosial dengan sesama maka acara respsi si “A”
tidak akan berjalan sesua rencana. Seperti, penata rias, tukang tenda, juru
foto, dan orang-orang yang memasak untuk kebutuhan pangan selama resepsi
berlangsung.
Hakekat manusia sebagai makhluk
budaya ialah "makhluk ciptaan Tuhan yang dianugerahi kelebihan-kelebihan
tertentu dibanding dengan makhluk lainnya. Kelebihan kodrati tersebut ialah
manusia memiliki cipta/akal, rasa/Rerasaan, dan karsa/kehendak, Dalam sejarah
perkembangan manusia, peran dan fungsi cipta rasa dan karsa itu menunjukkan
keadaan yang sangat dominant, jika
tidak dikatakan menentukan bagi
keberadaan makhluk budaya. Peran dan fungsi cipta, rasa dan karsa tidak hanya
dalam mencetuskan ide-ide, gagasan-gagasan. perasaan dan keinginan saja,
melainkan secara positif telah dapat menjawab semua masalah dan kebutuhan hidup
makhluk budaya, dapat menciptakan berbagai peralatan/teknologi, serta dapat
mewujudkan impian-impian dan harapan-harapan yang dicita-citakan. Sementara di
sisi lain pun juga terbukti telah menimbulkan persoalan-persoalan baru yang
rumit dan kompleks bagi makhluk budaya itu sendiri.
Manusia
dan kebudayaan merupakan salah satu ikatan yang tak
bisa dipisahkan dalam kehidupan ini. Manusia sebagai makhluk Tuhan yang paling
sempurna merupakan makhluk bebudaya. Manusia dapat menciptakan kebudayaan
mereka sendiri dan melestarikannya secara turun menurun. Kebudayaan merupakan
perangkat yang ampuh dalam sejarah kehidupan manusia yang dapat berkembang dan
dikembangkan melalui sikap-sikap budaya yang mampu mendukungnya.
Contoh:
Negara kita adalah Negara dengan aneka macam budaya, salah
satu yang terkenal adalah batik. Sering kita dengar ada tema “Lestarikan Batik
Sebagai Budaya Bangsa”. Selain itu kita juga telah menetapkan bahwasanya setiap
tanggal “02 Oktober” diperingati sebagai hari “Batik Nasional”
Sumber:
·
http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20130729065210AAkYy4q
ALEXANDER KABIOLA
10213633
1EA33
Tidak ada komentar:
Posting Komentar